PROTOKOL SIAC-SIMC Arb-Med-Arb

(“Protokol AMA”)

English  |  Bahasa Indonesia  |  华语  |  日本語  |  한국어

1. Protokol AMA ini berlaku untuk semua sengketa yang diserahkan kepada Singapore International Arbitration Centre (“SIAC”) guna diselesaikan menurut Klausul Arb-Med-Arb Singapura atau klausul serupa lainnya (“Pasal AMA”) atau sengketa lainnya yang disepakati para pihak untuk diserahkan guna diselesaikan menurut Protokol AMA ini. Menurut Protokol AMA, para pihak menyepakati bahwa setiap sengketa yang diselesaikan dalam proses mediasi di Singapore International Mediation Centre (“SIMC”) termasuk ke dalam cakupan perjanjian arbitrase.

2. Pihak berkeinginan untuk memulai arbitrase menurut Pasal AMA wajib mengajukan kepada Panitera SIAC pemberitahuan arbitrase sesuai dengan peraturan arbitrase yang berlaku pada persidangan arbitrase (“Peraturan Arbitrase”), yang mana Peraturan Arbitrase dapat berupa: (i) Peraturan Arbitrase SIAC (yang dapat diubah dari waktu ke waktu); atau (ii) Peraturan Arbitrase UNCITRAL (yang dapat diubah dari waktu ke waktu) apabila para pihak menyepakati bahwa SIAC mengelola arbitrase tersebut.

3. Panitera SIAC akan memberitahukan SIMC tentang arbitrase yang dimulai berdasarkan Pasal AMA dalam jangka waktu 4 hari kerja sejak dimulainya arbitrase, atau dalam jangka waktu 4 hari kerja sejak kesepakatan para pihak untuk menyerahkan sengketa mereka pada mediasi menurut Protokol AMA. SIAC akan mengirimkan ke SIMC salinan pemberitahuan arbitrase.

4. Majelis dibentuk oleh SIAC sesuai dengan Peraturan Arbitrase dan/atau perjanjian arbitrase para pihak.

5. Majelis wajib, setelah pertukaran Pemberitahuan Arbitrase dan Tanggapan atas Pemberitahuan Arbitrase, menghentikan arbitrase dan memberitahukan Panitera SIAC bahwa kasus dapat diserahkan untuk mediasi di SIMC. Panitera SIAC akan mengirimkan berkas kasus bersama dengan semua dokumen yang diajukan para pihak ke SIMC untuk mediasi di SIMC. Pada saat SIMC menerima berkas kasus, SIMC akan memberitahukan Panitera SIAC tentang dimulainya mediasi di SIMC (“Tanggal Dimulainya Mediasi”) berdasarkan Peraturan Mediasi SIMC. Semua tahap lanjutan dalam arbitrase ditunda untuk menunggu hasil mediasi di SIMC.

6. Mediasi yang dilaksanakan di bawah naungan SIMC harus dituntaskan dalam waktu 8 minggu sejak Tanggal Dimulainya Mediasi, kecuali, Panitera SIAC berkonsultasi dengan SIMC untuk memperpanjang waktu tersebut. Untuk kepentingan perhitungan setiap jangka waktu dalam persidangan arbitrase, jangka waktu akan berhenti berjalan pada Tanggal Dimulainya Mediasi dan dilanjutkan dengan pemberitahuan dari Panitera SIAC kepada Majelis tentang pengakhiran persidangan mediasi.

7. Pada pengakhiran dari periode 8 minggu (kecuali tenggat waktu diperpanjang oleh Panitera SIAC) atau dalam hal sengketa tidak dapat diselesaikan melalui mediasi baik sebagian atau keseluruhan pada setiap waktu sebelum berakhirnya periode 8 minggu, SIMC wajib dengan segera memberitahukan Panitera SIAC tentang hasil mediasi, jika ada.

8. Dalam hal sengketa tidak diselesaikan melalui mediasi baik secara sebagian atau keseluruhan, Panitera SIAC akan memberitahukan Majelis bahwa persidangan arbitrase wajib dilanjutkan. Pada tanggal pemberitahuan Panitera ke Majelis, persidangan arbitrase sehubungan dengan sengketa atau bagian selebihnya dari sengketa (sebagaimana berlaku) wajib dilanjutkan sesuai dengan Peraturan Arbitrase.

9. Dalam hal penyelesaian sengketa melalui mediasi antara para pihak, SIMC wajib memberitahukan ke Panitera SIAC bahwa penyelesaian telah tercapai. Jika para pihak meminta Majelis untuk mencatat penyelesaian dalam bentuk putusan kesepakatan, para pihak atau Panitera SIAC wajib menyerahkan perjanjian penyelesaian ke Majelis dan Majelis dapat membuat putusan kesepakatan berdasarkan ketentuan yang disetujui para pihak.

Hal-Hal Keuangan

10. Para pihak wajib membayar biaya pengajuan kasus yang tidak dapat dikembalikan seperti yang tercantum dalam Lampiran B Peraturan Mediasi SIMC kepada SIAC untuk semua kasus berdasarkan Protokol AMA ini.

11. Apabila sebuah kasus dimulai berdasarkan Pasal AMA dan apabila para pihak sepakat untuk menyerahkan sengketa mereka untuk diselesaikan berdasarkan Protokol AMA sebelum dimulainya persidangan arbitrase, biaya pengajuan ini dibayarkan ke SIAC pada saat pengajuan pemberitahuan arbitrase. Sebaliknya, bagian biaya pengajuan tersisa yang belum dibayarkan berkaitan dengan mediasi wajib dibayarkan kepada SIAC pada saat penyampaian kasus untuk mediasi di SIMC.

12. Para pihak wajib membayar kepada SIAC, atas permintaan, biaya di muka untuk biaya perkiraan arbitrase (“Biaya di Muka Arbitrase”) serta biaya administrasi dan ongkos untuk mediasi (“Biaya di Muka Mediasi”) sesuai dengan Daftar Biaya masing-masing SIAC dan SIMC (secara bersama-sama disebut sebagai “Deposit”). Nilai ganti rugi Deposit akan ditentukan oleh Panitera yang berkonsultasi dengan SIMC.

13. Apabila sebuah kasus dimulai berdasarkan Pasal AMA dan apabila para pihak sepakat untuk menyerahkan sengketa mereka untuk diselesaikan menurut Protokol AMA sebelum dimulainya persidangan arbitrase, Biaya di Muka Mediasi wajib dibayarkan bersama dengan Biaya di Muka Arbitrase yang diminta oleh SIAC. Akan tetapi, Biaya di Muka Mediasi wajib dibayarkan pada saat penyampaian kasus untuk mediasi di SIMC.

14. Tanpa mengesampingkan Peraturan Arbitrase, setiap pihak bebas untuk melunasi sisa Deposit dari pihak lain, apabila salah satu pihak gagal untuk melunasi bagiannya. Panitera SIAC wajib memberitahukan kepada SIMC apabila Deposit masih belum dibayarkan baik secara keseluruhan atau sebagian.

15. SIAC berwenang untuk melakukan pembayaran Biaya di Muka Mediasi kepada SIMC dari Deposit atau Biaya Muka Arbitrase yang disimpan oleh SIAC tanpa penjelasan lebih lanjut kepada para pihak.